Evaluasi Substitusi Limbah Beton pada Agregat Kasar Terhadap Performa Tekan Beton (5%, 10%, 15%)
Abstract
Penggunaan limbah sebagai material pengganti atau bahan tambahan dalam campuran beton berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan. Salah satu jenis limbah yang menyumbang dalam jumlah besar adalah limbah beton. Berdasarkan penelitian sebelumnya, penggantian agregat kasar dengan limbah beton menunjukkan penurunan kuat tekan pada beton mutu tinggi di atas 25 MPa. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Konstruksi Bahan Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, dengan target kuat tekan beton sebesar f'c 15 MPa. Sebanyak 12 benda uji berbentuk silinder berukuran 15 x 30 cm diuji, terdiri dari 9 benda uji dengan variasi penggantian agregat kasar menggunakan limbah beton sebesar 5%, 10%, dan 15%, serta 3 benda uji beton normal sebagai pembanding. Limbah beton yang digunakan berasal dari hasil uji kuat tekan beton bermutu 25 MPa di Universitas Syiah Kuala. Masing-masing variasi diwakili oleh 3 benda uji. Seluruh benda uji direndam dalam air sebagai metode perawatan, dan pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal sebesar 19,53 MPa. Sementara itu, variasi dengan penggantian limbah beton sebesar 5%, 10%, dan 15% menunjukkan peningkatan kuat tekan menjadi 19,79 MPa, 20,50 MPa, dan 20,19 MPa. Peningkatan ini masih dalam kategori stabil karena tidak melebihi 10% dari beton normal. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa limbah beton sebagai pengganti agregat kasar layak digunakan untuk beton bermutu rendah, namun tidak disarankan untuk beton struktural.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.35308/jts-utu.v1i1.13127
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Iman Suyanto, Imransyah Idroes, Azzaki Mubarak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)


1.png)