Peran Panglima Laot dalam Upaya Pencegahan Penangkapan Ikan Hiu di Aceh Barat
Abstract
Lembaga Panglima Laot merupakan lembaga adat yang dipimpin oleh Panglima Laot selaku kepala adat di laut. Di Kabupaten Aceh Barat eksploitasi terhadap ikan hiu masih sangat tinggi, setiap harinya dari 246 individu terdapat 10 jenis ikan hiu, sebagian diantaranya mendarat di tempat pelelangan ikan Ujung Baroh sehingga hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penangkapan ikan hiu secara berlebihan. Oleh karena itu, diperlukan peran Panglima Laot dalam menjaga spesies hiu yang dilindungi Undang-Undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Panglima Laot Kabupaten Aceh Barat dalam melindungi pemanfaatan ikan hiu di Aceh Barat. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan metode deskriptif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Panglima Laot belum menjalankan fungsinya dalam memberikan perlindungan terhadap hiu di Kabupaten Aceh Barat.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.35308/jic.v10i1.15081
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nila Trisna, Teuku G.A
p-ISSN: 2614-5723 I e-ISSN: 2520-6617 I DOI: 10.35308
Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh 23681, Indonesia
(0655) 7110535 l +6282214066169 l +6285277034555
is licensed under a Attribution 4.0 International License







