Diversifikasi Snack Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Berbasis Pangan Lokal

Stephanie Bija

Abstract


Makanan pendamping ASI (MP-ASI) berupa produk diversifikasi menjadi alternatif dalam mengatasi permasalahan stunting di Indonesia. Pemberian produk diversifikasi pada anak-anak mampu meningkatkan laju konsumsi terhadap bahan baku yang kaya nutrisi melalui berbagai macam pengolahan tanpa menghilangkan nilai gizi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan produk diversifikasi snack MP-ASI. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas 3 tahap yaitu persiapan pengabdian dengan melakukan survey lokasi dan sumber daya potensial, serta penyiapan bahan-bahan yang dibutuhkan. Tahap kedua yaitu penyuluhan terkait komposisi nutrisi pada bahan baku serta resep pembuatan produk, kemudian tahap ketiga berupa pendampingan dalam pembuatan produk. Kegiatan ini dilakukan pada 29 Juni 2024 dengan melibatkan sebanyak 26 peserta (13 orang Mitra yang merupakan ibu-ibu PKK Desa Tanjung Keranjang dan 13 orang Mahasiswa KKN Kelompok 32-Angkatan XX Periode II, Universitas Borneo Tarakan). Melalui kegiatan ini peserta memeroleh wawasan terkait pentingnya pemberian MP-ASI, nilai gizi yang terkandung pada ikan sebagai sumber protein hewani, pengetahuan terkait jenis ikan yang dapat dikembangkan sebagai produk MP ASI, serta meningkatkan keterampilan peserta dalam pembuatan produk diversifikasi dari ikan dengan mudah dan menarik bagi anak-anak, sekaligus membuka wawasan terkait peluang bisnis dari produk diversifikasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peserta mampu mengembangkan produk diversifikasi dari ikan seperti puding dan finger food stik ikan sebagai snack MP-ASI secara mandiri.


Full Text:

PDF

References


Andarwulan N, Kusnandar F, Herawati D. 2011. Analisa Pangan. Penerbit: Dian Rakyat. Jakarta.

Badarudin, MI. 2019. Pengolahan Bakso Ikan Tenggiri (Scomberomorus comersonni) dengan Konsentrasi Tepung Tapioka Berdasarkan Uji Organoleptik. Jurnal Riset Perikanan dan Kelautan, 1(2):83-93.

Kusnadi DC, Bintoro VP, Al-Baarri AN. 2012. Daya Ikat Air, Tingkat Kekenyalan dan Kadar Protein pada Bakso Kombinasi Daging Sapi dan Daging Kelinci. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 1(2): 28-31.

Muttaqin B, Surti T, Wijayanti I. 2016. Pengaruh Konsentrasi Egg White Powder (EWP) Terhadap Kualitas Bakso dari Ikan Lele, Bandeng, dan Kembung. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 5(3): 9-16.

Wibowo, Singgih. 1995. Industri Pengolahan Bakso Ikan dan Bakso Daging. Penebar Swadaya. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.35308/mk.v8i2.9686

DOI (PDF): https://doi.org/10.35308/mk.v8i2.9686.g5149

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Marine Kreatif (P-ISSN:2581-2238; E-ISSN: 2745-6900)
Published by Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar
web: http://jurnal.utu.ac.id/mkreatif ; email: marinekreatif@utu.ac.id
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.